Yogyakarta, 28 Oktober 2025 — Fakultas Kedokteran Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Kegawatdaruratan dalam Kasus Neurologi” pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertempat di Ruang Kuliah 4.15 Gedung Siti Walidah UNISA Yogyakarta.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dr. Jhon Kenedi, Sp.N, dokter spesialis saraf dari RS PKU Muhammadiyah Gombong (RSPU FK UNISA Yogyakarta). Dalam pemaparannya, dr. Jhon menjelaskan berbagai kondisi kegawatdaruratan neurologi seperti stroke, ensefalitis, dan kejang, serta menekankan pentingnya penanganan cepat dan tepat untuk mencegah kecacatan permanen maupun kematian.
Kuliah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi klinis mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran semester 3, khususnya dalam mengenali tanda-tanda bahaya neurologis (red flags) dan melakukan tatalaksana awal pasien dengan kondisi kegawatdaruratan saraf sesuai panduan klinis terkini.


Melalui sesi interaktif dan studi kasus yang disiapkan oleh narasumber, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menganalisis kasus nyata serta mengasah keterampilan penalaran klinis dalam pengambilan keputusan cepat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan minat mahasiswa terhadap bidang neurologi dan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi kasus serupa di dunia klinis.
Kegiatan Kuliah Pakar Blok Sistem Neurobehavior ini diselenggarakan oleh Tim Blok 6 dan mendapat dukungan penuh dari Program Studi Sarjana Kedokteran UNISA Yogyakarta di bawah bimbingan dr. Adlina Karimina NH, M.Biomed selaku Kaprodi, dan dr. Sekarlangit, Sp.N selaku Penanggung Jawab Blok.

Melalui kegiatan kuliah pakar ini, Fakultas Kedokteran UNISA Yogyakarta terus berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang kedokteran klinis. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan menumbuhkan semangat profesionalisme calon dokter dalam menghadapi tantangan dunia medis yang terus berkembang.